Sayyidah Aisyah RA (Humairah)
BISMILLAAH...
π»Sayyidah Aisyah binti Abu Bakar π»
π Siapakah Sayyidah
Aisyah r.a. ?
✨Beliau adalah Ummul Mukminin Ummu Abdillah,
Aisyah binti Abu Bakar, Shiddiqah binti shiddiqul akbar, istri tercinta
Rasulullah Salallahu Alaihi Wassallam. Beliau lahir 4 tahun setelah diangkatnya
Nabi Muhammad SAW menjadi seorang nabi. Ayah beliau bernama Abu Bakar
Assiddiq (sahabat terdekat Rasulullah SAW) dan Ibu beliau bernama Ummu
Ruman binti Amir bin Uwaimir bin Abdi Syams bin Kinanah yang meninggal
dunia pada waktu Rasulullah SAW masih hidup yaitu tepatnya tahun ke 6 Hijriyah.
π Paras beliau,
Sayyidah Asiyah r.a.
π»Sayyidah Aisyah adalah seorang
wanita berparas cantik, berkulit putih, dengan pipi yang kemerah-merahan sebab
itulah beliau sering dipanggil Humairoh. Panggilan sayang untuk
Rasulullah kepada Sayyidah Aisyah r.a.
Selain cantik beliau juga dikenal
sebagai seorang wanita yang cerdas. Seorang wanita cerdas yang Allah SWT telah
persiapkan untuk menjadi pendamping Rasulullah SAW dalam mengemban amanah
risalah. Yang akan menjadi penyejuk mata dan pelipur lara bagi diri Rasulullah
SAW.
πPernikahan
beliau r.a. dengan Rasulullah SAW.
π»Rasulullah SAW menikahi Sayyidah
Asiyah r.a. bukan hanya karena beliau adalah anak sahabat terdekatnya yaitu
sayyidina Abu Bakar. Tapi, juga atas perintah Allah SWT melalui malaikat
jibril.
"Suatu hari Jibril
memperlihatkan (kepada Rasulullah SAW) gambar Aisyah pada secarik kain sutera
berwarna hijau, sembari mengatakan, "Ia adalah calon istrimu kelak, di
dunia dan di akhirat."(HR.
At Tirmidzi (3880), lihat shahih sunnah At Tirmidzi (3041)).
π Hal tersebut menunjukkan bahwa
wanita ini memiliki kedudukan yang luar biasa.π‘
πRasulullah SAW menikahi Sayyidah
Aisyah r.a. tepatnya 2 tahun sebelum hijrah
ke Madinah, melalui sebuah ikatan suci yang mengukuhkan gelar Aisyah
menjadi Ummul Mukminin. Tatkala itu sayyidah Aisyah r.a. masih berumur 6 tahun.
Dan Rasulullah SAW membangun rumah tangga dengannya setelah berhijrah ke
Madinah, tepatnya pada bulan syawwal tahun ke-1 Hijriyah. dan beliau r.a. sudah
berumur 9 tahun.
πΈAisyah bercerita : "Rasulullah
SAW menikahiku pasca meninggalnya Khodijah sedang aku masih berumur 6 tahun,
dan aku dipertemukan dengan beliau tatkala aku berumur 9 tahun. Para wanita
datang kepadaku padahal aku sedang asyik bermain ayunan dan rambutku terurai
panjang, lalu mereka menghiasiku dan mempertemukan aku dengan Nabi Muhammad
SAW."
Kemudian biduk rumah tangga itu
berlangsung dalam suka duka selama 10 tahun, hingga Rasulullah SAW meninggal
dunia pada tahun 11 Hijriyah, sedang Aisyah baru berumur 18 tahun. Dan beliau
setia kepada Rasulullah SAW, dengan menjanda hingga wafat. Menjadi janda selama
kurang lebih 46/47 tahun.π
π Kecerdasan
Sayyidah Aisyah r.a.
π»dikatakan bahwa :"Ambillah
setengah agamamu dari Humairoh".π
Sayyidah Aisyah r.a. adalah istri
Rasulullah Muhammad shalallahu alaihi wasallam yang sangat istimewa baik dimata
Rasulullah SAW maupun kita sebagai umat Nabi Muhammad SAW.
Sayyidah Aisyah r.a. tampil menjadi
seorang penuntut ilmu yang senantiasa belajar dalam madrasah nubuwwah, dimana
beliau menimba ilmu langsung dari sumbernya (Nabi Muhammad SAW). Beliau
tercatat termasuk yang banyak meriwayatkan hadist dan memiliki keunggulan dalam
cabang ilmu diantaranya : ilmu fiqih, kesehatan dan syair arab.
Selain karakter beliau yang cerdas,
beliau juga menjadi rujukan bagi para sahabat, saat mereka kebingungan tentang
kebenaran suatu hadist. Berkata Abu Musa Al Asyari, "Tidaklah kami
kebingungan tentang suatu hadis lalu kami bertanya kepada Aisyah, kecuali kami
mendapatkan jawaban dari sisinya". (HR. At Tirmidzi)
Aisyah atau yang mendapat gelar
Ummul Mukminin atau ibunya orang-orang beriman ini telah meriwayatkan sebanyak
2.210 hadist. Jumlah yang membuatnya disebut-sebut sebagai perawi terbanyak
dikalangan para sahabat setelah Abu Hurairoh dan Abdullah bin umar.
πPada usia muda, Masya Allah beliau
r.a. telah begitu dewasa dan beliau r.a. mempunyai ingatan yang sangat bagus.
πMungkin jika Rasulullah SAW tidak
menikahi sayyidah Aisyah r.a. Setengah dari hadis itu tidak akan diriwayatkan.
Sungguh Allah SWT tahu dalam kebijaksanaan-Nya apa yang baik dan buruk.
πkenapa gadis belia berusia 9 tahun
yang dinikahi nabi SAW,? Agar bisa mengemban tongkat dakwah & menyampaikannya
setelah kewafatan beliau SAW. kurang lebih hanya 10 tahun Aisyah hidup bersama
Nabi Muhammad SAW, tapi riwayat hadis terbanyak diriwayatkan dari sayyidah
Aisyah r.a.
Setelah Nabi SAW wafat, banyak yang
bertanya pada beliau Sayyidah Aisyah r.a. tentang kehidupan rumah tangga Nabi
SAW, hukum - hukum wanita seperti haid, nifas, mandi suci dan seterusnya.
π Ini tidak dimiliki oleh
istri-istri yang lain. seandainya tidak dari sayyidah Aisyah r.a. maka akan habis sunnah-sunnah kehidupan nabi
Muhammad SAW setelah beliau wafat.
πCanda
Nabi Muhammad SAW dengan Sayyidah Aisyah r.a.
π»Aisyah bercerita, "suatu waktu
Rasulullah SAW datang untuk menemuiku sedang aku tengah bermain-main dengan
gadis-gadis kecil. Lalu, Rasulullah SAW bertanya kepadaku, Apa ini wahai
Aisyah?", lalu aku katakan , “Itu adalah kuda Nabi Sulaiman yang
memiliki sayap." Maka Nabi SAW pun tertawa”. (HR. ibnu saad dalam
thabaqat (8168),lihat Shahih ibnu hibban (13/174).
π»Suatu hari Rasulullah SAW berlomba
lari dengan Aisyah. Dan Aisyah menang. Aisyah bercerita, " Nabi SAW
berlari dan mendahuluiku (namun, aku mengejarnya) hingga aku mendahuluinya.
Tetapi, tatkala badanku gemuk, Nabi SAW mengajak lomba lari lagi. Namun, beliau
mendahuluiku, kemudian beliau mengatakan, “Wahai Aisyah, ini adalah balasan
atas kekalahanku yang dahulu”. (HR. Thabroni dalam mujamul kabir 23/47) lihat
Al misyakh 2.238)
πDiantara
Akhlak Sayyidah Aisyah r.a.
π»Sayyidah Aisyah dan tentunya
istri-istri Nabi SAW yang lain sangat
menjaga pandangan mata mereka. Sangking menjaganya, Suatu ketika ada
pertunjukan seorang habasyah yang memainkan tongkat di Masjid Nabawi. maka nabi
Muhammad SAW duduk dan sayyidah Aisyah melihat laki-laki yang beratraksi
tersebut melalui celah-celah telinga Nabi Muhammad SAW.
π»Suatu ketika sayyidah Aisyah r.a.
pernah memberikan sesuatu kepada seorang miskin (sedekah). Orang miskin
tersebut langsung pergi tanpa mengucapkan terima kasih atau mendoakan beliau
r.a. Maka sayyidah Aisyah r.a. menyuruh budaknya untuk mengikuti orang miskin
tersebut, khawatir mungkin orang itu tidak mendoakan beliau r.a. dihadapannya
tapi, mendoakan dijalan atau diperjalanan pulang. "Dan ketika kamu
mendengarkan doannya maka beritahukan padaku." maka setelah kembali,
budak itu mengatakan bahwa saat dijalan tadi orang tersebut mendoakan begini..
dan begitu.. maka,sayyidah Aisyah r.a. mendoakannya seperti doanya dan doa yang
lain. Sebab, beliau r.a. tidak ingin pahala sedekahnya berkurang sebab
berharap kebaikan dari orang yang telah ia beri kebaikan, walaupun dengan
balasan doa. Artinya apa ? kita jangan mengharap untuk dibalas atas
perbuatan baik yang telah kita lakukan dari saudara kita yang telah kita beri
kebaikan kepadanya. Dan sebaliknya, saat orang lain yang berbuat baik kepada
kita (ada orang yang menasehati kita, mengingatkan kita, membantu kita). Maka
doakan dan ucapkan seperti yang diajarkan Rasulullah SAW,dengan mengucap jazakallahu
khoiron.. π
πKemuliaan
Sayyidah Aisyah r.a.
π»Beberapa Kemuliaan Sayyidah Aisyah
r.a. :
Sayyidah Aisyah r.a sendiri pernah
mengatakan :"Aku telah diberi 9 perkara yang tidak diberikan kepada
seorangpun setelah maryam.
πJibril telah menunjukkan gambarku tatkala Rasulullah
SAW diperintah untuk menikahiku,
πbeliau menikahiku tatkala aku masih
gadis dan tidaklah menikahi seorang gadis kecuali diriku,
πbeliau meninggal dunia sedang
kepalannya berada dalam dekapanku,
πbeliau dikuburkan dirumah ku,
πpara malaikat menaungi rumah ku,
πAl qur'an turun sedang aku dan
beliau berada dalam satu selimut,
πaku adalah putri kekasih dan
sahabat terdekatnya,
πpembelaan kesuciannku turun dari
atas langit,
πaku dilahirkan dari dua orangtua
yang baik, aku dijanjikan dengan ampunan dan rezeki yang mulia. (lihat al
hujjah fi bayan mahajjah (2/398).
πMaksud dari Al qur'an turun
sedang aku dan beliau berada dalam satu selimut, adalah wahyu paling sering
turun ketika, Rasululllah SAW dirumah sayyidah Aisyah r.a.
π»Wanita yang paling alim daripada
wanita yang lain dalam urusan agama dan ini mutlak dibanding seluruh
wanita-wanita yang lain.
π»Syariat tayamum disyariatkan karena
sebab beliau, yaitu tatkala orang-orang mencarikan kalungnya yang hilang
disuatu tempat hingga datang waktu sholat Namun, mereka tidak menjumpai air
hingga disyariatkan tayamum.
Berkata Usaid bin khudair
:"Itu adalah keberkahan bagi kalian wahai keluarga Abu Bakar". (HR. Bukhori (334))
π»Sayyidah Aisyah r.a. adalah wanita
yang dibela kesuciannya dari langit ke tujuh. Prahara tuduhan zina yang
dilontarkan orang-orang munafik untuk menjatuhkan martabat Nabi SAW lewat istri
beliau telah tumbang dengan turunnya 16 ayat secara berurutan yang akan
senantiasa dibaca hingga hari kiamat. Allah SWT mempersaksikan kesucian Aisyah
r.a. & menjanjikannya dengan ampunan & rezeki yang baik. (Buka Q.S.
An Nur ayat 11).
oleh karenanya, apabila masyruq
meriwayatkan hadis dari Aisyah, beliau selalu mengatakan ,"telah bercerita
kepadaku shiddiqoh binti shiddiq, wanita yang suci dan disucikan".
π»Dengan sebab beliau Allah SWT
mensyariatkan hukuman cambuk bagi yang menuduh wanita munshanat (yang menjaga
diri) berzina.
π»Saat Rasulullah sakit, beliau
memilih untuk tinggal di rumah Aisyah & memilih bapaknya (Abu Bakar) untuk menggantikannya
mengimami manusia.
π€Namun, mengapa keutamaan agung
semacam ini bisa terlupakan oleh hati orang-orang Rafidhah❌. Mereka mengatakan sayyidah Aisyah
r.a. kelak akan masuk neraka, beliau r.a. harus dirajam karena telah berzina,
beliau difitnah telah berzina,
dikatakan sayyidah Asiyah suka mengurangi dan melebihkan hadis nabi dan lain lain.
Padahal hal tersebut tidak pernah terbukti kebenarannya.
Sehingga kita harus berhati-hati
atas fitnah-fitnah yang ditujukan kepada beliau r.a, agar kita tidak termasuk
golongan Rofidhah.
Siapa yang mencaci maki sayyidah
Aisyah, mencela Aisyah berarti mencela, menyakiti hati, dan mencoreng kecintaan
nabi Muhammad SAW. Naudzubillah..
πKewafatan
beliau r.a.
✨Sayyidah Aisyah r.a. meninggal
dunia di Madinah, malam selasa 17 Ramadhan 57 H. Pada masa pemerintahan
Muawwiyah. Di usianya yang ke-65 tahun.
Setelah berwasiat untuk disholati oleh Abu Hurairoh dan dikuburkan di pekuburan
Baqi' pada malam itu juga.
πSemoga Allah SWT meridhoi Sayyidah
Aisyah dan menempatkan beliau pada kedudukan yang tinggi disisi Rabb-Nya
Aamiin..π€²π»π€²π»π€²π»
πdan semoga kita semua termasuk yang
mencintai beliau r.a. dan senantiasa meneladani akhlak beliau r.a., sehingga
kelak kita dipertemukan dan dikumpulkan bersama beliau. Aamiin aamiin ya
mujibassaailiin..π€²π»π€²π»π€²π»
Materi
Kajian : Ustadzah
Syarifah Firdaus BSA
Komentar
Posting Komentar