#Dirumahaja Lockdownku

#Dirumahaja Lockdownku


BISMILLAAH. . .

Bicara Corona Virus Desease 2019 (Covid 19) yang seakan tiada habisnya akhir-akhir ini. Mari kita kenali; Apa itu Covid 19 ?; Apa saja upaya pencegahan yang dapat di lakukan?; Dan Apa yang dapat kita lakukan selama masa karantina #Dirumahaja ?

Sekilas tentang COVID-19


Virus corona adalah virus yang berukuran 125 nanometer atau 0,125 mikrometer. Yang dapat bertahan di permukaan lebih dari 10 menit.
https://m.antaranews.com/amp/berita/1357018/virus-corona-berukuran-400-500-mikrometer-ini-faktanya


Apa itu COVID-19 ?



Corona Virus Disease 2019 atau COVID-19 adalah penyakit baru yang dapat menyebabkan terjadinya gangguan pernapasan dan radang paru. Penyakit ini disebabkan oleh infeksi Severe Acute
Respiratory Syndrome Coronavirus 2 (SARS-CoV-2). Diameter virus corona diperkirakan mencapai 125 nanometer atau 0,125 mikrometer dan dapat bertahan di permukaan lebih dari 10 menit bahkan berhari-hari.
@BukuBungaRampaiCovid19


Apa gejala yang timbul jika seseorang terinfeksi COVID-19 ?



Gejala klinis yang muncul beragam, seperti flu biasa demam, batuk, pilek, nyeri tenggorokan, nyeri otot, nyeri kepala hingga yang komplikasi berat (pneumonia atau sepsis).
Gejala Ringan
Demam (sama dengan atau > 38 C) atau ada riwayat demam, pada kasus tertentu tidak ada demam, Batuk/pilek/nyeri tenggorokan dan gagal ginjal.
Gejala Berat
Gejala ringan disertai riwayat sebagai berikut :
1. Melakukan perjalanan ke negara/daerah yang terkonfirmasi adanya transmisi lokal Covid-19 pada 14 hari terakhir sebelum timbul gejala.
2. Keluhan sesak nafas (frekuensi nafas >24x/menit) dan pneumonia
berdasarkan gambaran radiologis.
 Bagaimana cara penularannya ?
Lewat droplet atau percikan saat batuk, bersin atau berbicara kontak fisik dengan orang terinfeksi (menyentuh atau berjabat tangan) Menyentuh mulut, hidung dan mata dengan tangan yang
terpapar virus tersebut.

Dampak yang di timbulkan COVID-19


 PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) seperti kegiatan peribadahan dilakukan dirumah masing-masing, perkantoran dihentikan kecuali, (sektor kesehatan, pangan, kebutuhan sehari-hari, energi dan komunikasi), pernikahan dilakukan di KUA, kegiatan belajar mengajar di sekolah dan universitas di hentikan, tempat hiburan di tutup, tidak diperkenankan makan di tempat makan(warung, cafe, restoran,, dll), dilarang berkerumun, pemberlakuan sosial distancing dan pemakaman yang hanya boleh di hadiri tidak lebih dari 20 orang. Selain itu pelayanan pemerintah tetap berjalan, fasilitas umum untuk kebutuhan sehari-hari tetap dibuka dan tersedia layanan pasar online.


Apa saja upaya pencegahan yang dapat di lakukan ?


1. Cuci tangan pakai sabun dengan air mengalir minimal 20 detik.

2. Jangan menyentuh hidung, mulut dan mata sebelum mencuci tangan!
3. Gunakan cairan pembersih tangan (minimal 70% alkohol), hanya bila sabun dan air mengalir tidak tersedia!
4. Ketika batuk, gunakan masker, tutup hidung dan mulut dengan lengan bisa juga memakai sapu tangan atau tisu. Segera buang tisu yang sudah dipakai ke tempat sampah, kemudian cuci tangan dengan sabun dan air mengalir.

Apa yang dapat kita lakukan untuk menghindari COVID-19 ?


COVID-19 menyebar dengan cepat. Orang dapat terinfeksi tanpa gejala apapun, namun tetap dapat menyebarkannya ke orang lain. Jika kita tidak melakukan upaya pencegahan dengan isolasi mandiri, menghindari keramaian, menjaga jarak dengan sesama dan berusaha tidak menyentuh  pemukaan yang umumnya disentuh oleh siapa saja.

Apa yang dilakukan saat isolasi mandiri ?


1. Tinggal dirumah, tidak pergi kerja dan keruang publik.
2. Gunakan masker selama masa isolasi diri.
3. Lakukan pengukuran suhu harian dan observasi gejala klinis seperti batuk dan kesulitan bernafas.
4. Hindari pemakaian bersama untuk alat makan, perlengkapan mandi.
5. Terapkan perilaku hidup bersih dan sehat(PHBS).
6. Berada diruang terbuka dan berjemur di bawah sinar matahari setiap pagi.
7. Jaga kebersihan rumah dengan cairan disinfektan atau dengan menambahkan sedikit pemutih pada air.
8. Jika muncul gejala, laporkan ke petugas di fasilitas pelayanan kesehatan terdekat.
9. Jika hasil pemeriksaan positif, lakukan isolasi diri sendiri. Apabila memiliki penyakit bawaan berdasarkan rekomendasi petugas kesehatan, maka dilakukan perawatan di rumah sakit.
10. Physical Distancing atau sosial distancing. Berdiam diri di rumah, jika tidak ada kepentingan yang sangat mendesak, usahakan agar tidak keluar rumah. Jika terpaksa harus keluar hindari tempat keramaian, beri jarak dengan orang lain, aktivitas seperti sekolah dan perkuliahan diliburkan, juga tempat kerja memberlakukan work from home.

Siapa yang harus melakukan isolasi diri sendiri ?


1. Ketika seseorang sakit (demam, batuk, pilek, nyeritenggorokan dan gejala penyakit pernafasan lainnya.
2. OrangDalamPemantauan(ODP) yang memiliki gejala demam/gangguan pernafasan dengan riwayat dari negara/area transmisi lokal atau tidak memiliki gejala tapi pernah
kontak erat dengan pasien positif Covid-19
Lama isolasi diri adalah 14 hari hingga diketahui hasil pemeriksaan Lab yang menyatakan negatif covid 19.

Menyikapi kegiatan #Dirumahaja


1. Menjaga kebersihan lingkungan sekitar rumah.
2. Membersihkan tirai jendela dengan detergen
2x/pekan (selama masa wabah covid-19,
diganti/cuci sesering mungkin).
3. Perhatikan sirkulasi udara dalam ruangan dan secara rutin membuka jendela agar sinar matahari masuk.
4. Menjaga kebersihan lantai, tempat tidur, dapur, alat masak dan alat makan, pangan, pakaian dan yang terpenting adalah kebersihan diri kita.
5. Menjaga kesehatan mental. Kondisi mental akan mempengaruhi daya tahan tubuh kita, jika kondisi mental kita baik, insyaa Allah kita akan menjadi lebih kuat. Apa saja yang harus dilakukan untuk menjaga kesehatan mental, berikut ini hal-hal yang harus diperhatikan;
Bijak memilih informasi tenang perkembangan covid 19 agar tidak menimbulkan kekhawatiran yang berlebih.
Menjaga kesehatan juga kebersihan.
Menyempatkan menghirup udara pagi dan berjemur.
Selalu berfikir positif itu menjadi penting yaa.
Tetap menjaga silaturrahmi meskipun hanya lewat sosial media.
Mendekatkan diri kepada Allah,
beribadahlah agar merasa tenang. "Ingatlah,
hanya dengan mengingat Allah, hati
menjadi tentram" (QS Ar-Rad : 28)
Selalu berpikir positif!

Produktif selama dirumah


1. Tetap bangun pagi dan lakukan persiapan seperti biasa (mandi,
berpakaian rapi, sarapan).
2. Berolahraga.
3. Membersihkan dan merapihkan rumah.
4. Menyelesaikan pekerjaan.
5. Mengerjakan tugas.
6. Mengatur waktu istirahat.
7. Menambah amal ibadah seperti membaca Al-Quran
8. Menambah wawasan dengan mebaca buku.
9. Menulis di blog atau apa saja agar kita tetap berpikir tidak malas-malasan.
10. Bercocok tanam atau merawat peliharaan.
11. Menghabiskan waktu dengan keluarga.
12. Memasak, dan sebagainya.

#Dirumahaja versi Akuu


Pict vinaanisa

1. Bangun pagi
2. Sholat & tadarus Al-Quran
3. Sarapan
4. Mebersihkan dan merapihkan rumah
5. Senam bersama anak-anak
6. Menjaga kebersihan badan dan pakaian
7. Sholat dhuha
“Barangsiapa sholat empat rakaat, maka dia tetapkan termasuk orang-orang yang ahli ibadah. Dari Abu Hurairah, Rasulullah SAW bersabda: “Barangsiapa yang menjaga sholat dhuha, maka dosa-dosanya akan diampuni meskipun sebanyak buih di lautan”. (H.R. Tirmidzi, Ibnu Majah, dan Ahmad).
8. Berjemur
9. Mengerjakan tugas-tugas.
10. Tidur siang
11. Memasak
12. Belajar dan mengajar
13. Menghabiskan waktu dengan keluarga
14. Dan lainnya..

Inilah lockdownku, Bagaimana Lockdownmu ??

Mohon maaf apabila ada kesalahan dalam penulisan dan sumber yang tidak tercantumkan atau informasi yang tidak sesuai. Dan saya dengan senang hati menerima apabila ada yang berkenan menambahkan informasi terkait hal ini. Semoga bermanfaat😊

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengenal Simbol-simbol Flowchart dan Contohnya

HOW TO BE MUSLIMAH SHALIHAH🌹