Hadist Pesan Cinta Ali bin Abi Thalib
BISMILLAAH. . .
Pesan Cinta Ali Bin Abi Thalib R.A
Asy-Sya’bi rahimahullah mengatakan bahwa Ali bin Abi Thalib radhiallahu ‘anhu berkata : “Wahai sekalian manusia, ambillah kalimat-kalimat ini dariku. Seandainya kalian menaiki binatang tunggangan hingga mencelakainya, kalian belum tentu mendapati yang semisalnya.”
لاَ يَرْجُوَنَّ عَبْدًا إِلاَّ رَبَّهُ، وَ يَخَافَنَّ إِلاَّ ذَنْبَهُ،وَ يَسْتَحِي إِذَا لَمْ يَعْلَمْ أَنْ يَتَعَلَّمَ، وَلاَيَسْتَحِي إِذَا سُئِلَ عَمَّا يَعْلَمُ أَنْ يَقُولَ: لا أَعْلَمُ؛ وَاعْلَمُوا أَنَّ الصَّبْرَ مِنَ الْإِيْمَانِ بِمَنْزِلَةِ الرَّأْسِ مِنَ الْجَسَدِ، وَ خَيْرَ فِي الْجَسَدِ رَأْسَ لَهُ
Hendaknya seorang hamba benar-benar :
• Tidak berharap selain kepada Alloh SWT,
• Tidak khawatir selain terhadap dosanya,
• Tidak malu untuk belajar ketika tidak tahu,
• Tidak malu untuk menjawab, “Aku tidak tahu,” ketika ditanya tentang sesuatu yang tidak diketahuinya, dan ketahuilah, kedudukan sabar bagi iman layaknya kepala bagi jasad tidak ada kebaikan pada jasad yang tidak berkepala.”
(Shifatu ash-Shafwah hlm. 121)
Ketahuilah saat hati berharap hanya kepada Alloh SWT. Ia akan mendewasa, menyikapi suatu masalah dengan yakin bahwa Alloh sedang menyisipkan suatu hikmah di baliknya, serta senantiasa tawakal saat lapang maupun sempit.
Tidak ada yang ia khawatirkan selain dosa, mengingat dosa bukan berarti meratap dan hanya diam di tempat. Istighfarlah, mohon ampun dan taubat dengan sungguh agar Alloh memberi teguh atas hatimu yang mudah rapuh. Berdo’a dengan sungguh agar iman tetap teguh di hatimu.
Sejatinya hidup adalah belajar, belajar melawan kebodohan karena pada dasarnya tidak ada manusia yang bodoh. Ambilah pelajaran apapun, mungkin sekarang bukan itu yang kita butuhkan tapi rencana ke depan Alloh yang menentukan. Malulah saat jalan yang dibukakannya begitu luas tapi kita enggan berusaha melewatinya meski hanya bermodalkan kerja keras.
Ketidaktahuan harusnya membuat kita lebih bersemangat lagi dalam belajar bukan malah berhenti dengan alasan malu karena tidak bisa mengikuti pelajaran. Seseorang pernah berkata “Jika kita tidak tahu akan suatu hal belajarlah selagi masih ada kesempatan, karena kalau berhenti sampai disitupun kita tidak bisa merubah apapun, dan kamu akan tetap dengan ketidaktahuan itu”.
Dan poin terakhir adalah sabar, sabar dalam ketaatan, sabar atas apa yang dilarang olehnya dan sabar atas segala situasi baik lapang maupun sempit. Percayalah selalu ada hikmah terselip didalamnya. Kedudukan sabar dalam iman di ibaratkan kepala karena setiap orang dapat hidup meski tanpa kaki atau tangan, sedangkan tanpa kepala tiadalah ia.
Wallohu ’alam bishowab.
Pesan Cinta Ali Bin Abi Thalib R.A
Asy-Sya’bi rahimahullah mengatakan bahwa Ali bin Abi Thalib radhiallahu ‘anhu berkata : “Wahai sekalian manusia, ambillah kalimat-kalimat ini dariku. Seandainya kalian menaiki binatang tunggangan hingga mencelakainya, kalian belum tentu mendapati yang semisalnya.”
لاَ يَرْجُوَنَّ عَبْدًا إِلاَّ رَبَّهُ، وَ يَخَافَنَّ إِلاَّ ذَنْبَهُ،وَ يَسْتَحِي إِذَا لَمْ يَعْلَمْ أَنْ يَتَعَلَّمَ، وَلاَيَسْتَحِي إِذَا سُئِلَ عَمَّا يَعْلَمُ أَنْ يَقُولَ: لا أَعْلَمُ؛ وَاعْلَمُوا أَنَّ الصَّبْرَ مِنَ الْإِيْمَانِ بِمَنْزِلَةِ الرَّأْسِ مِنَ الْجَسَدِ، وَ خَيْرَ فِي الْجَسَدِ رَأْسَ لَهُ
Hendaknya seorang hamba benar-benar :
• Tidak berharap selain kepada Alloh SWT,
• Tidak khawatir selain terhadap dosanya,
• Tidak malu untuk belajar ketika tidak tahu,
• Tidak malu untuk menjawab, “Aku tidak tahu,” ketika ditanya tentang sesuatu yang tidak diketahuinya, dan ketahuilah, kedudukan sabar bagi iman layaknya kepala bagi jasad tidak ada kebaikan pada jasad yang tidak berkepala.”
(Shifatu ash-Shafwah hlm. 121)
Ketahuilah saat hati berharap hanya kepada Alloh SWT. Ia akan mendewasa, menyikapi suatu masalah dengan yakin bahwa Alloh sedang menyisipkan suatu hikmah di baliknya, serta senantiasa tawakal saat lapang maupun sempit.
Tidak ada yang ia khawatirkan selain dosa, mengingat dosa bukan berarti meratap dan hanya diam di tempat. Istighfarlah, mohon ampun dan taubat dengan sungguh agar Alloh memberi teguh atas hatimu yang mudah rapuh. Berdo’a dengan sungguh agar iman tetap teguh di hatimu.
![]() |
| @vinaanisa99 |
Ketidaktahuan harusnya membuat kita lebih bersemangat lagi dalam belajar bukan malah berhenti dengan alasan malu karena tidak bisa mengikuti pelajaran. Seseorang pernah berkata “Jika kita tidak tahu akan suatu hal belajarlah selagi masih ada kesempatan, karena kalau berhenti sampai disitupun kita tidak bisa merubah apapun, dan kamu akan tetap dengan ketidaktahuan itu”.
Dan poin terakhir adalah sabar, sabar dalam ketaatan, sabar atas apa yang dilarang olehnya dan sabar atas segala situasi baik lapang maupun sempit. Percayalah selalu ada hikmah terselip didalamnya. Kedudukan sabar dalam iman di ibaratkan kepala karena setiap orang dapat hidup meski tanpa kaki atau tangan, sedangkan tanpa kepala tiadalah ia.
Wallohu ’alam bishowab.

Komentar
Posting Komentar